Menutup Seri ketiga grup B Liga 1 Putri 2019 Tim Putri Persipura-Tolikara berhasil menaklukan Tim Putri Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 di Lapangan Cenderawasih Biak, Jumat (8/11/2019).

Awal babak pertama kedua Tim saling menunjukan permainan menyerang, alhasil, sebelum menutup babak pertama Tim berjuluk “Mutiara Hitam” berhasil menjaring bola ke gawang Persebaya melalui sontekan kaki pemain bernomor punggung 12 Rulin Aspalek.

Babak pertama Mutiara Hitam unggul 1-0. Memasuki babak kedua Tim berjuluk “Bajul Ijo” tak mau ketinggalan dan terus melakukan tekanan dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat sepakan pemain bernomor punggung 6 Ellen Tria F.

Tak mau ketinggalan, Regina Wonda dan kawan-kawan terus meningkatkan tempo permainan. Di menit kedua puluh delapan babak kedua, gol berhasil tercipta melalui Selly Wunungga.

Memanfaatkan kartu merah yang diberikan wasit kepada salah satu pemain Persebaya, Wonda cs terus melakukan tekanan kejantung pertahanan Persebaya, gol pun kembali tercipta oleh akudiana Tebay.

Mengalahkan Persebaya Surabaya memantapkan posisi puncak Tim Putri Persipura-Tolikara dengan poin 31.

Sementara posisi kedua Liga Putri ditempati Arema FC dengan poin 25 disusul peringkat ketiga Bali United FC dengan poin 15, Persebaya Surabaya peringkat keempat dengan poin 9 sedangkan dasar kelasemen diduduki PSM Makasar dengan poin 7.

Pelatih Tim Putri Persipura-Tolikara Semuel Weya yang ditemui usai laga mengaku optimis untuk menghadapi seri keempat yang akan dilangsungkan di Malang Jawa Timur.

“Hari Rabu tanggal 13 kami akan bertolak ke Malang, persiapan telah dilakukan dan saya optimis Tim Putri Persipura-Tolikara Regina Wonda dan kawan-kawan akan tetap mempertahankan Trend Positif di laga seri ke IV di Malang Jatim 15 November 2019”, Ungkap Pelatih Semuel Weya.

Sementara itu, Manager Tim Putri Persipura-Tolikara Usman Wanimbo yang juga merupakan Bupati Tolikara mengatakan keberhasilan Tim Srikandi Mutiara Hitam adalah kerja sama tim dan juga dukungan seluruh rakyat Papua dan ini menunjukkan bahwa perempuan Papua juga bisa dan mampu berkompetisi dilapangan hijau. (Dom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *