Empat Kabupaten yang berada di kawasan Teluk Cenderawasih laksanakan rapat antara Pemerintah Daerah dan masyarakat adat se wilayah Teluk Cenderawasih sekaligus penandatanganan pernyataan kesepakatan bersama pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Teluk Cenderawasih, Kamis (19/9/2019).

Strategi cepat DOB ini dilaksanakan di Asana Hotel Biak dalam rangka menyusun dan membahas strategi percepatan pembangunan kawasan Teluk Cenderawasih.

“”Hal ini bertujuan untuk membahas dan menyusun strategi percepatan pembentukkan DOB Provinsi Teluk Cenderawasih sebagaimana telah diawali oleh BAPPENAS di Papua dan Papua Barat serta Maluku dan Maluku Utara. Kesepakatan bersama yang dilakukan di Biak ini, sebelumnya pun telah dideklarasikan saat itu di Yapen yakni pada tanggal 12 bulan 12 tahun 2012”, terang Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos berkapasitas Sekretaris Asosiasi para Bupati se Teluk Cenderawasih.

Dikatakan Bupati Yapen Tonny Tesar, kesepakatan ini tidak ada sangkutpautnya dengan pertemuan Bupati dan para tokoh Papua di Istanah Negara belum lama ini, percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat sesuai hasil pertemuan para Bupati dengan Gubernur Lukas Enembe pada tanggal 17 September 2019 yaitu dukungan penuh atas pembentukan DOB bukan saja 2 melainkan 7 sesuai dengan keberadaan wilayah adat di tanah Papua.

Kesepakatan bersama ini menentukan Kabupaten Biak Numfor sebagai Ibu Kota Provinsi Teluk Cenderawasih, hal ini disambut baik Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.

“Tata ruang pembangunan infrastruktur akan dioptimalkan Pemda Biak Numfor akan menyiapkan gedung ex kantor KAPET guna menunjang aktifitas kerja tim pembentukan DOB”, ungkap Bupati Herry Naap.

Kesepatan bersama pembentukan DOB ini dihadiri tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, para ketua DPRD empat Kabupaten dan tokoh masyarakat serta OPD. (Dom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *